Kerasulan

Kajian Nahwu-Sharaf untuk Beberapa Ayat Mengenai Rasul

Pengangkatan Satu Orang Rasul Telah Selesai Terjadi Saat Al Qur’an diturunkan.

Ayat yang dibahas oleh lembaga NNII mengenai Rasul salah satunya adalah ayat berikut ini:

لَقَدْ مَنَّ اللّٰهُ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ اِذْ بَعَثَ فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْ اَنْفُسِهِمْ يَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِهٖ وَيُزَكِّيْهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَۚ وَاِنْ كَانُوْا مِنْ قَبْلُ لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ

Sungguh, Allah telah memberi karunia kepada orang-orang beriman ketika (Allah) mengutus seorang Rasul di tengah-tengah mereka dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah, meskipun sebelumnya, mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata. [QS 3:164]

Di ayat di atas, dan ayat mengenai Rasul lainnya, ‘Rasul’ untuk seluruh orang mu’min memakai kata رَسُوْلً, yang merupakan isim mufrod, yaitu berjumlah tunggal. Hanya satu. Jadi, رَسُوْلً itu artinya ‘satu orang rasul’.

Sedangkan bentuk jamak dari rasul adalah رسل, artinya rasul-rasul atau beberapa Rasul.

Karena ‘Rasul’ dalam ayat di atas memakai kata رسول yang merupakan kata benda tunggal (isim mufrod), maka jelas artinya ‘satu orang rasul’, tidak lain tidak bukan adalah Nabi Muhammad saw. Tidak ada rasul lain setelahnya.

Asal kataSatu orang RasulBanyak Rasul (>3)
رسلرَسُوْلٌرُسُلٌ
أَرْسَلَمُرْسَلٌمُرْسَلُوْنَ

Selain itu, fi’il بَعَثَ yang digunakan di ayat 3:164 di atas adalah fi’il madhi, past tense atau perfect tense yang digunakan untuk menyatakan pekerjaan yang telah selesai. Jadi, pengutusan atau pengangkatan rasul telah terjadi, telah selesai.

Jadi, jika dikaji dengan menggunakan grammar bahasa Arab pun, saat Al Qur’an diturunkan, jumlah rasul yang telah terutus hanya satu, dan proses pengutusan tersebut telah selesai terjadi. Tidak ada Rasul lagi setelah Nabi Muhammad ﷺ.

Penjelasan tentang Rasul ada di video ini juga

Kajian Ayat Lainnya

AyatIsim Rasul yang DigunakanTerjadi Sekarang/Lampau?Kesimpulan
16:113رَسُوْلٌ (satu orang rasul)جَاءَ (telah datang)

sedang datang = يَجِئُ
Satu orang Rasul telah datang. Tidak akan ada yang datang lagi.
3:101رَسُوْلُهُ (satu orang RasulNya)تُتْلَى (telah dibacakan)

sedang dibacakan = يُتْلَى
Ayat-ayat Allah telah selesai dibacakan atas umat Islam. Di tengah-tengah umat Islam hanya ada satu orang RasulNya.
9:128رَسُوْلٌ (satu orang rasul)جَاءَ (telah datang)
sedang datang = يَجِئُ
Satu orang Rasul telah datang. Tidak akan ada yang datang lagi.
5:101الرَّسُوْل (satu orang rasul definitif, Nabi Muhammad ﷺ) Marilah mengikuti satu orang Rasul, Nabi Muhammad ﷺ
21:25رَسُوْل (satu orang rasul)أَرْسَلْناَ = Kami telah mengutus.

kami sedang mengutus = نُرْسِلُ
Kami tidak mengutus satu orang rasul, melainkan PASTI kami beri wahyu. Pengangkatan rasul telah selesai terjadi.
9:33, 48:28, 61:9رَسُوْلَهُ (satu orang RasulNya)أَرْسَلَ = Dia telah mengutus.

Dia sedang mengutus = يُرْسِلُ
Dia telah selesai mengutus satu orang Rasul, dengan petunjuk dan diin yang Haq. Pengutusan satu orang Rasul telah selesai.
2:151رَسُوْلً (satu orang rasul)أَرْسَلْناَ = Kami telah mengutus.

kami sedang mengutus = نُرْسِلُ
Kami telah selesai mengutus satu orang Rasul.
4:64-65رَسُوْلً (satu orang rasul)أَرْسَلْناَ = Kami telah mengutus.

kami sedang mengutus = نُرْسِلُ
Kami telah mengutus satu orang Rasul untuk ditaati. Maka yang mutlak ditaati adalah satu orang Rasul tersebut, yaitu Nabi Muhammad ﷺ
4:59الرَّسُوْل (satu orang rasul definitif, Nabi Muhammad ﷺ) Taatlah kepada Allah, dan taatlah kepada Nabi Muhammad ﷺ
4:80الرَّسُوْل (satu orang rasul definitif, Nabi Muhammad ﷺ) Barangsiapa yang mentaati satu orang Rasul – yaitu Nabi Muhammad ﷺ, maka dia itu mentaati Allah.
24:54الرَّسُوْل (satu orang rasul definitif, Nabi Muhammad ﷺ) Taatlah kepada Allah, dan taatlah kepada satu orang Rasul – yaitu Nabi Muhammad ﷺ

Ayat-ayat yang menggunakan رُسُلٌ (Rasul-rasul)

Berikut ini adalah ayat-ayat (tidak semua) yang menggunakan bentuk jamak dari rasul.

5:70 = Beberapa Rasul yang dikirimkan kepada Bani Israil

2:87 = Rasul-rasul setelah Nabi Musa

2:98 = Allah memiliki banyak Rasul

2:253 = Rasul-rasul seperti Nabi Isa.

2:285 = Rasul-Rasul Allah (Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa)

3:144 = Beberapa orang Rasul sebelum Nabi Muhammad ﷺ

3:179 = Rasul-Rasul Allah, berimanlah kepadanya.

3:183 = Rasul-rasul yang diutus kepada Bani Israil

3:184 = Rasul-rasul juga telah didustakan

3:194 = Rasul-rasul Allah

4:136 = Rasul-rasul Allah

4:150 = Rasul-rasul Allah

4:152 = Rasul-rasul Allah

4:164 = Rasul-rasul yang dikisahkan dalam Al-Qur’an, yaitu Adam, Idris, Nuh, Hud, Saleh, Ibrahim, Luth, Ismail, Ishaq, ya’qub, dan lainnya (Tafsir Ibnu Katsir)

5:165 = Rasul-rasul Allah

4:171 = Rasul-rasul Allah

5:12 = Rasul-rasul Allah

5:19 = Mengutus seorang Rasul (Rasulullah ﷺ) atas terputusnya seorang rasul.

5:32 = Rasul-rasul yang diutus kepada Bani Israil

5:70 = Rasul-rasul yang diutus kepada Bani Israil

5:75 = Rasul-rasul sebelum Isa bin Maryam

5:109 = Rasul-rasul Allah

6:10 = Rasul-rasul sebelum Nabi Muhammad

6:34 = Rasul-rasul sebelum Nabi Muhammad ﷺ

6:61 = Rasul-rasul Allah yang tidak melalaikan kewajibannya

6:124 = Rasul-rasul Allah

6:130 = Apakah belum datang kepadamu Rasul-rasul

7:35 = Rasul-rasul yang datang kepada Bani Adam

7:37 = Rasul-rasul Allah

7:43 = Rasul-rasul Rabb kami

7:53 = Rasul-rasul Rabb kami

7:101 = Rasul-rasul yang dikisahkan dalam Al-Qur’an

9:70 = Rasul-rasul kaum Tsamud, kaum Ad, kaum Nuh, dan penduduk Ibrahim

10:13 = Kisah-kisah rasul-rasul pada umat terdahulu

10:21 = Utusan-utusan Allah

10:74 = Rasul-rasul setelah Nabi Nuh as

10:103 = Rasul-rasul Allah

11:59 = Rasul-rasul Allah

11:69 = Utusan-utusan Allah berupa malaikat yang mendatangi Nabi Ibrahim

11:77 = Utusan-utusan Allah berupa malaikat yang mendatangi Nabi Luth

11:81 = Utusan-utusan Allah berupa malaikat yang mendatangi Nabi Luth

12:110 = Rasul-rasul

13:32 = Rasul-rasul sebelum Nabi Muhammad

13:38 = Rasul-rasul sebelum Nabi Muhammad

14:9,10,11,13 = rasul-rasul kaum Tsamud, kaum Ad, kaum Nuh, dan penduduk Ibrahim


Dari beberapa ayat di atas, penggunakan kata ‘rasul’ dalam bentuk jamak biasanya ditujukan untuk Rasul-rasul Bani Israil, Rasul-rasul sebelum Nabi Muhammad ﷺ, semua rasul yang dikisahkan dalam Al Qur’an, atau rasul-rasul khusus kaum tertentu (misal kaum Tsamud dan Ad).


Baca juga:

  • Rasul Masih Ada… Apa dalilnya?

  • Kenabian Telah Terhenti, Bagaimana dengan Kerasulan?

  • Apakah ada Rasul yang tidak langsung dipilih oleh Allah?

  • Support Da’wah dan Kontak Kami di:

    Related Articles

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    Back to top button