Diin

Kesimpulan Mengenai Diin

Berikut ini adalah kesimpulan kami dari kajian mendalam mengenai ad-Diin yang kami tulis dalam blog ini:

1. Diin memiliki lingkup yang lebih besar dari sekadar ‘agama’
2. Dilihat dari berbagai aspek, Diin tidak bisa diartikan negara.
3. Hendaklah memiliki ilmu bahasa arab, metodologi tafsir dan mencek berbagai tafsir ulama sebelum menafsirkan ayat.
4. Konsekuensi menafsirkan Diin adalah negara sangat berbahaya, sampai mengkafirkan sesama muslim.
5. Definisi murtad adalah keluar dari keimanan seperti dalam kitab fiqih, bukan keluar dari Negara.
6. Neo-NII menyelewengkan makna ad-diin dan banyak makna syar’i lainnya. Sehingga prinsip-prinsip Neo-NII sudah sangat banyak berbeda dengan NII original.
7. Millah dan Diin adalah sama
8. Madiinah tidak berasal dari kata Diin



BACA JUGA:

  • Makna daana-yadiinu-diinan Berdasarkan Haqiqah Lughawiyah (1)

  • Makna daana-yadiinu-diinan Berdasarkan Haqiqah Lughawiyah (2)

  • Luasnya Cakupan Ad-diin dari Ayat-Ayat Al Qur’an dan Kitab Ulama (1)

  • Luasnya Cakupan Ad-diin dari Ayat-Ayat Al-Qur’an dan Kitab Ulama (2)

  • Support Da’wah dan Kontak Kami di:

    Related Articles

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    Back to top button